H.01 : PADANG – BUKITTINGGI (MS,MM)

Selamat datang di Bandara International Minangkabau anda disambut oleh pemandu kami. Perjalanan di mulai menuju Bukittinggi melewati Puncak Kiambang, panorama alam Kiambang – Lembah Anai, air terjun yang konon katanya bisa membuat kita awet muda – Perkampungan Minangkabau, Rumah Gadang Datuk Ketemenggungan – Pandai Sikek, pusat pembuatan tenunan Songket, bordiran, sulaman dan ukiran kayu – setibanya di Bukittinggi langsung check in hotel – acara bebas

 

H.02 : BUKITTINGGI – PADANG (SP,MS,MM)

Sarapan di hotel langsung city tour ke Ngarai Sianok, green canyon dan Lobang Jepang  – Benteng De Kock, benteng peninggalan Perang Paderi (melewati) – Jam Gadang, simbol kota Bukittinggi – Pasar Atas, pasar tradisional – menuju kota Padang langsung city tour ke Kampung China, perkampungan etnis Tionghoa – Jembatan Siti Nurbaya – Gunung Padang – Pantai Padang – check in hotel

 

H.03 : PADANG – OUT (SP)

Acara bebas – transfer out – sampai jumpa di program yang lain 

 

TYPE OF TOUR MIN 02 3-6 6-10 10-20 20 UP + 01 FOC SINGLE SUPP
STANDAR 1.930.000 1.600.000 1.480.000 1.330.000 1.190.000 + 455.000
FIRST CLASS 2.000.000 1.680.000 1.550.000 1.400.000 1.270.000 + 525.000
DELUXE 2.220.000 1.890.000 1.770.000 1.620.000 1.500.000 + 745.000

 

TYPE OF TOUR HOTEL USED
STANDAR Bukittinggi : Ambun Suri/Nikita / Bunda / setara **:

Padang :Bunda/Hayam Wuruk **

FIRST CLASS Bukittinggi : Royal Denai / campago / Pusako / setara ***

Padang : Grand Zuri / Aliga / Axana / setara ***

DELUXE Bukittinggi : Novotel / Grand Rocky / setara ****

Padang : Grand Inna / Pangeran Beach / setara ****

 

SYARAT DAN KONDISI

Paket termasuk Paket tidak termasuk
–    Penginapan sekamar berdua

–    Transportasi AC + indonesia  /Malay /

Tour guide

–    Makan dan tour sesuai program

–    Air mineral + welcome snack

–    Tour , masuk objek wisata & parkir

 

–    Pengeluaran pribadi seperti minibar, telepon, laundry dll

–    Tips untuk guide dan sopir

–    service di airport seperti porter dan check in

–    Surcharge hotel weekend di Bukittinggi

–    Harga tidak berlakuka untuk musim ramai, minggu panjang, natal , lebaran dan tahun baru

–    Anak usia 02-10 tahun sekamar berdua dengan 2 orang dewasa ;

–    Dengan ekstrabed 80% dari harga dewasa

–    Tanpa ekstrabed 60% dari harga dewasa

rumah-tabuik-depan

Rumah berbentuk panggung di Jalan Syech Burhanuddin dan Jalan Imam Bonjol, Kota Pariaman, Sumatera Barat, terlihat menonjol dibanding bangunan lainnya. Saat tanggal 1-10 Muharam tiba, rumah ini digunakan untuk pembuatan Tabuik. Yaitu perwujudan dari seekor buroq yang membawa jasad Husein bin Ali terbang ke angkasa dan menghilang.

Sebagai museum, Rumah Tabuik mendokumentasikan foto-foto perayaan Tabuik dari masa ke masa. Mulai dari tahun 1920 hingga tahun-tahun berikutnya, potret masa lalu Tabuik dapat dilihat di sini. Selain itu, terdapat juga maket yang menggambarkan proses acara Tabuik lengkap dengan detail penggambaran prosesnya.

RUMAH TABUIK PARIAMAN

RUMAH TABUIK

Taman Wahana Cahaya berlokasi di Rumah Tabuik Pasa, di Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah. sangat mudah untuk mendatangi lokasi ini.

Taman wisata ini memiliki puluhan item aneka replika satwa laut. replika ini diharapkan dapat merangsang otak anak untuk berfikir secara cepat. sehingga wisata anak-anak menjadi lebih berkesan.

Selain replika satwa laut, Puluhan item tersebut juga didesain menyerupai berbagai bentuk yakni mobil-mobilan, tumbuh-tumbuhan, dan bentuk-bentuk menarik lainnya.

Semua item itu terpajang cantik di Taman rumput komplek Rumah Tabuik Pasa.
Untuk memasuki kawasan taman ini kita cukup membayar sebesar Rp 5.000 untuk anak-anak dan Rp 10.000 untuk orang dewasa. Taman Wahana Cahaya ini dibuka setiap harinya, mulai dari jam 08.00 sampai jam 22.00 WIB.

pemandian-tapian-puti_20161126_182355

Objek wisata Tapian Puti berada di Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung, Provinsi Sumatera Barat yakni berjarak sekitar 25 km sebelah timur Kota Pariaman, atau sekitar 40 km dari Kota Padang. Untuk menelusuri tempat ini sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi baik itu roda empat maupun roda dua, karena belum ada angkutan umum yang memiliki jurusan ke arah ini.
Jika kita dari Kota Padang langsung saja menuju ke arah Kecamatan Lubuk Alung, jika tidak mengetahui di mana Nagari Sikabu berada, kita bisa bertanya ke masyarakat sekitar.

Sesampainya di Nagari Sikabu kita harus menempuh jalanan beraspal sejauh kurang lebih 1,6 km, setelah itu kita akan melewati pintu masuk di korong Sikabu Bukik sampai akhirnya kita tiba di atas bukit dimana di sana terdapat sebuah lahan kosong. Dari sinilah titik start trekking dimulai dan kita bisa memarkir kendaraan di tempat ini.

Perjalanan diawali dengan menuruni bukit yang memiliki jalan setapak dan beberapa anak tangga untuk mempermudah pengunjung. Bagi kamu yang pertama kali mengunjungi tempat ini dan masih ragu-ragu, kamu bisa menyewa jasa guide dari masyarakat setempat yang bersedia menemani kamu selama perjalanan dan berkeliling di sekitar lokasi.

Selama perjalanan kita akan disuguhi oleh pemandangan alam yang masih terjaga keasriannya. Rimbunnya pepohonan, udara yang sejuk, serta kicauan burung yang bermain di antara ranting pepohonan akan menghiasi setiap langkah kaki menuju ke sana. Sesampainya di Tapian Puti mata kita akan terpesona akan keindahan pemandian tersebut, aliran air yang mengalir seolah-olah memanggil kita untuk segera berendam di dalamnya.

berendam

Tapian Puti merupakan tempat pemandian berkonsep alami yang terbentuk karena proses alam dan tanpa campur tangan manusia sedikitpun. Sebenarnya pemandian ini adalah sebuah aliran air yang berasal dari perbukitan yang mengalir di atas bebatuan dan membentuk beberapa kolam kecil di atasnya. Yang menarik dari pemandian ini adalah terdapatnya 7 tingkatan yang mana di setiap tingkatan tersebut memiliki beberapa kolam dan membentuk air terjun kecil dan digenangi oleh air yang begitu jernih dan bersih. Semua keunikan yang ditawarkan oleh pemandian yang satu ini terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia, sungguh luar biasa ciptaan-Nya.

Terlepas dari keindahan dan keunikan yang dimilikinya, ternyata tempat ini memiliki cerita legenda tersendiri yang menceritakan kisah Malin Deman dan Putri Bungsu. Konon katanya tempat ini dulu merupakan tempat pemandian yang biasa digunakan oleh 7 putri khayangan. Masyarakat setempat percaya bahwa ke tujuh putri tersebut mandi di masing-masing tujuh tingkatan kolam tersebut. Itulah sebabnya kenapa tempat ini dinamakan Tapian Puti yang artinya pemandian para putri.

Bagi kamu yang suka berpetualang dan pencinta alam, mengunjungi tempat wisata yang cukup populer ini akan memberikan pengalaman tersendiri. Karena untuk mencapai tempat yang indah ini kita harus melakukan trekking ringan. Yang mana di sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan oleh pemandangan alam yang masih sangat asri.

Di pemandian Tapian Puti ini kita bisa melakukan banyak hal yang akan membuat liburan kita menjadi seru dan menyenangkan. Pengunjung bisa mandi dan berendam sepuasnya di dalam kolam-kolam yang memiliki ukuran dan karakteristik yang berbeda. Dengan airnya yang bersih dan menyegarkan, udara yang sejuk, dan pemandangan alam yang menyejukkan mata seolah-olah mampu mengusir rasa penat dari rutinitas sehari-hari.
pemandian-tapian-puti_20161126_182355

Tidak ketinggalan juga bagi kamu yang pencinta selfie atau fotografi, di sini terdapat spot yang sangat cocok dijadikan sebagai latar belakang foto kamu. Tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan di hari libur atau akhir pekan. Selain dijadikan sebagai tujuan wisata, Tapian Puti juga dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk melakukan tradisi Balimau setiap tahunnya. Balimau merupakan sebuah tradisi mandi yang dilakukan untuk membersihkan diri dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan. Tradisi ini rutin dilaksanakan oleh masyarakat Minangkabau setiap tahunnya atau satu hari menjelang Ramadhan.

 

 

 

 

 

air terjun lubuk batang terkenal dengan istilah surga yang tersembunyi di kabupaten 50 kota, sumatera Barat.air terjun ini terdapat di Nagari Koto Bangun Muaro Peti Kapur IX, Pangkalan, Koto Baru, Kabupaten 50 Kota.

Tempat ini masih belum diketahui banyak orang, menjadi kan tempat ini masih sangat asri dan bersih. Pasir nya seperti pasir putih di pantai. Walaupun perjalanan yang jauh membuat semuanya kelelahan, tapi akan terbayar lunas setelah sampai di tempat Air Terjun Lubuak Batang ini.

 

 

 

air terjun lubuk batang

Air terjun ini Unik dikarenakan terletak di antara dua tebing batu yang mengapit dan ada pasirnya di tengah-tengah lokasi air terjun dan pasirnya sama halnya dengan pasir pantai yaitu putih bersih dan halus hingga kita bisa membenamkan diri di dalamnya bahkan bisa buat kemping dilokasi ini, unik banget.

Untuk mencapai Air Terjun Lubuk Batang ini memang membutuhkan kerja keras. Dari Kota Padang ke lokasi memerlukan waktu 6 jam dan itu baru di lokasi tempat parkir mobil. Sementara itu dari lokasi parkir kita harus menyewa motor menuju ke lokasi air terjun dengan sewa Rp. 50.000 per orang. Tetapi, ada juga yang bawa motor sendiri, padahal jalan yang ditempuh adalah jalan hutan setapak yang hanya bisa dilewati oleh motor yang khusus buat jalan sulit atau yang bisa masuk hutan

Kalau makai motor matic pasti bakalan repot karena bukan hanya masuk hutan saja tetapi jalurnya naik turun dengan jalur yang hanya bisa buat motor tinggi. Usahakan pergi ke Air Terjun Lubuk Batang ini ketika musim panas, kalau hujan pasti akan sangat repot dengan jalurnya karena licin.

Jika wisatawan ingin berkunjung ke Air Terjun Lubuk Batang tidak akan dikenakan biaya parkir atau biaya masuk, Tapi diwajibkan untuk semua yang datang kesana untuk menjaga kebersihan lingkungan.

air-terjun-lubuk-batang

 

rumah barbie

Di sebuah daerah tidak jauh dari pusat Kota Payakumbuh, terdapat sebuah rumah raksasa tak ubahnya seperti kastil di abad pertengahan Eropa. Sekilas, rumah ini terlihat seperti Rumah Barbie. Hanya saja tidak berwarna-warni. Rumah ini bisa ditemui di Jorong Kuranji, Nagari Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Rumah Barbie atau Rumah Belanda atau juga biasa disebut sebagai Rumah Putih oleh masyarakat sekitar merupakan rumah milik salah seorang warga yang dibangun pada sekitar tahun 2006 lalu. Sejak awal rumah ini dibangun, terhitung tak kurang dari 50 ribu pengunjung yang berdatangan ke sini hanya untuk sekedar berfoto.

Kenapa rumah ini dinamai Rumah Barbie? Karena menurut keterangan dari masyarakat setempat, Rumah Barbie merupakan sebutan oleh muda-mudi di sana karena bentuk dari rumah ini yang mirip dengan rumah khas Eropa atau mirip dengan sebuah kastil yang sering kita lihat pada film-film kartoon. Menurut pengakuan dari Khairul (adik dari pemilik rumah) mereka tidak pernah menamai rumah ini sebagai Rumah Barbie. Mungkin karena rupanya yang terbilang imut, maka rumah ini dinamakan sebagai Rumah Barbie oleh warga sekitar.

Walau bagunan ini terlihat cukup besar, namun kamar yang ada di dalamnya hanya terdapat 6 buah. Dengan ciri khas bagunan yang aneh, ditambah hamparan rumput hijau yang luas dan juga terdapat 3 tiang bendera sang saka merah putih yang berdiri sejajar di depannya membuat rumah ini menarik untuk dikunjungi.Rumah cantik ini betul-betul mampu menarik kunjungan wisatawan local yang penasaran dengan kemegahannya.Bagi anda yang ingin mengunjunginya cukup mudah, yaitu kurang lebih 9 km dari Kota Payakumbuh ke arah Suliki atau sekitar 20 menit perjalanan.

 

green house

Green House Lezatta atau nuansa serba hijau ini terletak di Jl. Bukittinggi-Payakumbuh, km 9.5, Baso, Kab. Agam-Sumatera Barat. Dari Kota Bukittinggi, Green House ini berada di sebelah kiri sebelum SPBU Baso. Akses ke lokasi terbilang mudah, hanya dengan menaiki transportasi umum, yaitu angkot biru muda dari Aur Kuning. Perjalanan menuju Lezatta membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit. Insert untuk pengunjung dewasa Rp 10.000,- dan anak-anak Rp 5.000,-. Kebanyakan pengunjung bukanlah untuk mencari tahu mengenai proses pembibitan, tetapi hanya untuk berfoto-foto. Pengelola lumayan cerdik mendesign lokasi ini sekreatif mungkin sehingga menarik untuk dikunjungi, memiliki banyak tempat terbaik untuk spot fofo yg kekinian.

 

green hause L

 

Begitu sampai di Green House Lezatta, kamu akan merasa seperti sedang berada di perkebunan bunga sendiri. Ada banyak bunga yang dipamerkan di sana, seperti Anggrek, Tapak Dara, Vinca, dan lain-lain. Nggak semua bunga dan tanaman di sana asli, ada juga yang artifisial, namun tetap cantik saat dipandang.

Kalau kamu suka banget dengan hal-hal cute, seperti bunga, rumah boneka, dan warna-warni ceria, kamu wajib banget liburan ke Green House Lezatta. Banyak spot foto yang bisa kamu  saat main ke Green House Lezatta. Soalnya, di sana banyak pernak-pernik lucu bak di negeri dongeng. Kamu pun bisa sewa kostum ala noni Belanda supaya total saat foto-foto di sana dengan harga Rp 50.000. kostum ini khusus untuk orang dewasa.

 

kawasan nagari saribu rumah gadang

Terletak di Kabupaten Solok Selatan dan berjarak 150 kilometer atau 3,5 jam jarak tempuh dari Kota Padang, Ibukota Provinsi Sumatera Barat.

Saribu rumah gadang, Sebutan ini melekat pada salah satu kabupaten termuda di Sumatera Barat, yakni Solok Selatan.
Di lokasi yang terkenal dengan sebutan “Kawasan Saribu Rumah Gadang” ini kalian dapat merasakan sensasi berada di pemukiman Minangkabau masa lampau. Pasalnya, terdapat hingga ratusan rumah adat Minangkabau yang masih kokoh berdiri di sini. Sepanjang jalan di sisi kiri dan kanan, kalian dapat melihat pemadangan rumah-rumah bagonjong dengan berbagai bentuk dan ukuran.

Hawa sejuk dan keelokan alam membuatnya menjadi salah satu lokasi wisata primadona.

Kawasan ini terbilang tidak sulit untuk ditemukan, karena lokasinya berada di dekat jalan utama Solok Selatan yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Selain itu, kawasan yang dihuni oleh beberapa suku seperti Melayu, Bariang, Durian, Kampai, Panai, Tigo Lareh, Koto Kaciak, dan Sikumbang ini seringkali digunakan untuk syuting beberapa film dan serial tv Indonesia. Mungkin hal ini dikarenakan suasana dan arsitektur yang sangat unik menjadikan pemukiman ini sebagai lokasi yang pas untuk setting film.

051613500_1472907699-atap_rumah_gadang

Kalian dapat berjalan mengitari pemukiman yang menampung kurang lebih 174 rumah adat Minangkabau yang bermacam-macam bentuknya. Keberagaman dan rasa toleransi yang kuat amat dijunjung oleh setiap suku yang bermukim di sini sejak dahulu. Tak heran, jika kalian berkunjung kemari terasa begitu damai dan nyaman.

Disamping dapat menikmati keindahan Rumah Gadang ini, kalian pun nantinya dapat menginap di sini. Tepatnya, di Rumah Gadang Kaum yang biasa digunakan sebagai tempat tinggal suku-suku yang mendiaminya. Hal ini dikarenakan Kawasan Saribu Rumah Gadang kini telah masuk ke dalam kawasan pengembangan pariwisata di Kabupaten Solok Selatan, sehingga kawasan ini nantinya akan dikemas sebagai objek wisata agar dapat senantiasa dinikmati oleh para wisatawan yang berkunjung ke Sumbar.

Selain dapat menginap, di Rumah Gadang Kaum ini pun kalian akan dijamu dengan atraksi tarian dan panganan khas Solok, seperti Pangek Pisang.

Kebun-Teh-Solok

Alahan Panjang, nagari di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat bagian selatan, berjarak 65 km dari Kota Padang. Terletak di atas bukit barisan pada ketinggian 1400-1600 m dpl. Sudah pasti daerah ini berhawa dingin.

Di samping menikmati keindahan alam pemandangan kebun teh yang terhampar luas, wisatawan juga dapat menikmati makanan yang djual penduduk asli Nagari Aia Batumbuak seperti teh asli Alahan Panjang, sate dan kolak kundua hangat. Pemandangan alam dan udara yang sejuk membuat wistawan betah untuk datang.

Perkebunan teh menjadi dominasi panorama sepanjang perjalanan menuju Kota Padang dari Solok Selatan ataupun sebaliknya. Perkebunan milik PT Perkebunan Nusantara tersebut tersusun rapi. Hamparan pohon-pohon teh yang diberikan jarak di antaranya cukup dilewati oleh satu orang yang ingin berjalan-jalan mengitari kebun.

Saat berada di tengah perkebunan, pengunjung bisa melihat panorama Gunung Talang dengan awan menelungkup pada puncak maupun punggung gunung. Serta di sisi lain, pun terlihat pipa-pipa tambang biji besi yang masih aktif digali. Tambang biji besi merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat yang tinggal daerah Tanah Hitam, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Seringkali, para pejalan yang melintas di daerah ini singgah ke kebun teh untuk sekadar berfoto. Ada pula yang sekedar duduk bersantai di warung kopi yang berjajar di tepian jalan, persis di seberang perkebunan. Warung-warung tersebut menjual cemilan ringan yang cukup mengisi kekosongan perut. Ditambah lagi, hawa dingin membuat nafsu makan semakin naik.
1731168-MG-4002780x390

banyak orang yang mampir ke perkebunan tersebut, Kebanyakan mereka adalah masyarakat lokal ataupun pendatang yang ingin menuju Padang dan Solok ataupun sebaliknya. Meski tak jarang memang ada orang-orang yang sengaja datang ke perkebunan.

Kebanyakan mereka adalah para remaja yang datang bersama teman-temannya atau keluarga yang sengaja datang menikmati pemandangan perkebunan teh. Tak jarang juga yang datang adalah turis-turis dari China. Sebab,banyak masyarakat keturunan China yang tinggal di Sumatera Barat, terutama di Kota Padang. Serta ada pula yang tinggal di wilayah Sumatera Barat lain termasuk di daerah Tanah Hitam tersebut.

Perkebunan paling ramai dikunjungi saat pergantian tahun. Banyak orang datang dengan membawa kembang api. Begitu pun saat lebaran, kebanyakan yang datang adalah orang-orang dari Jawa yang pulang merantau atau masih memiliki kerabat di ranah Sumatera.

Warung Kopi di seberang perkebunan teh adalah pelengkap fasilitas untuk kebutuhan perut bagi orang-orang yang ingin menikmati keindahan alam wilayah Tanah Hitam. Perlu diingat, untuk bisa menikmati alam perkebunan teh tersebut, jangan melewati daerah ini terlalu sore atau malam hari.

Pilihlah waktu pagi atau siang hari untuk datang. Sedangkan pemilik warung kopi biasa menggelar dagangannya dari jam tujuh pagi hingga jam enam sore.

AIR TERJUN NYARAI

Air Terjun Nyarai merupakan salah satu air terjun terindah yang kami temukan di Sumatera Barat. Air Terjun ini terletak di Hutan Gamaran, Jorong Gamaran, Korong Salibutan, Kec. Lubuk Alung, Kab. Padang Pariaman, Sumatera Barat. Butuh waktu 2 sampai 3 jam untuk mencapai air terjun, jika mulai berjalan dari mulut hutan.

Perjalanan ke air terjun di awali dengan melewati persawahan warga, setelah itu menyusuri hutan ulayat atau hutan warga gamaran.
Selama perjalanan kita akan melewati beberapa lubuak yang indah, ada Lubuak Lalang, ada Lubuak Ngugun, kolam dari batu yang terbentuk alami, selanjutnya Lubuak Batu Tuduang, di lubuak ini potensi ikannya banyak, dan Sikayan tabiang.
Rute yang dilalui tidak berbahaya, jika tidak di guyur hujan jalan yang di lalui sangat menyasikkan. Diperlukan 2 sampai 3 kali istirahat, istirahat pertama di dalam hutannya, istirahat kedua di penyebrangan.

Air Terjun Nyarai, jika dideskirpsikan tinggi air terjun ini kira-kira 7-8 meter, jika musim panas guyuran airnya tidak terlalu deras. Hal yang menarik dari air terjun ini adalah kolam besar, dengan air bewarna kehijauan, kolam ini tepat berada di depan air terjun.

KOLAM NYARAI

di tempat ini anda bisa malakukan aksi apa saja, mulai berendam, berenang & melompat di air yang sangat jernih & segar.rasanya bagai di surga. surga yang tersembunyi di hutan belantara. di tempat ini juga terdapat banyak ikan. jadi bagi yang hobi memancing juga bisa di tempat ini.

eksotik nyarai

objek wisata ini terbilang masih sepi pengunjung. padahal air terjun ini sangat eksotik. untuk ini bagi pecinta alam sangat di anjurkan sekali untuk mengunjungi objek wisata ini.

 

 

 

 

PUNCAK GOBAH

Puncak Gobah terletak di Nagari Aripan, Kabupaten Solok. Puncak yang berada di ketinggian Nagari Aripan yang menghadap ke Danau Singkarak. Keindahan Panorama dari Rumah Pohon ini menyuguhkan panorama yang menakjubkan dengan hamparan danau Singkarak dan persawahan. Untuk menuju ke Rumah Pohon Gobah, jarak yang harus kamu tempuh dari kota Solok adalah sekitar 20KM.

Di lokasi ini juga terdapat taman bunga. Tempat wisata ini sendiri masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat, namun wahana permainannya sudah lumayan banyak, tidak hanya pemandangan yang menakjubkan, kamu juga bisa menyaksikan atau bahkan mencoba sensasi terbang di atas Danau Singkarak dengan Paralayang! Selain itu ada juga wahana flying fox.

paralayang

Puncak Gobah juga sangat fotogenik, anda bisa mengambil foto dengan latar atau objek yang memukau. Jadi, jagalah kebersihan potensi wisata ini agar selalu indah dan setiap sudutnya cantik di mata lensa kamera.